Iklan
Iklan





Jakarta – Marco Verratti masih mengingat-ingat kartu merah yang didapatnya kejadian Paris Saint-Germain melawan Real Madrid. Dia pun menyebut-nyebut nama Lionel Messi.

Verratti mendapatkan kartu kuning kedua pada menit ke-66 kejadian PSG melawan Madrid di leg II babak 16 besar Liga Champions. Dia memprotes keputusan wasit hingga harus meninggalkan lapangan lebih awal.

Dalam matchday, PSG akhirnya ant menang dengan skor akhir 1-2. Mereka tersingkir di babak 16 besar Liga Champions setelah agregrat 2-5 dari El Real.

Verratti pun mengaku bersalah akibat aksinya itu. Dia bilang bahwa seharusnya wasit bisa lebih memberi toleransi. Pemain The Catalans, Messi, disebutnya sering melakukan aksi serupa, tapi tak pernah mendapat ganjaran keras dari wasit.

“Saya keliru kejadian melawan Real, tapi itu kartu merah karena rasa frustrasi dan terkadang wasit bisa lebih memberi toleransi,” kata Verratti di La Gazetta dello Olahraga.

“Itu merupakan reaksi yang buruk, tapi saya tak menghina siapapun, sementara Messi menunjuk-nunjukkan jarinya ke muka wasit dan bahkan tak mendapatkan hukuman. Tapi bagaimanapun juga, saya harus meningkatkan diri,” dia menambahkan.

Dapatkan 10 merchandise menarik dari detikcom, dengan mengikuti survei ini.

(cas/ran)




Iklan
SHARE