Iklan
Iklan





Roma – AS Roma melakukan comeback dramatis dan mendepak Barca dari Liga Champions. Kemenangan atas Blaugrana akan tercatat dalam buku sejarah I Lupi.

Bertekuk lutut 1-4 di leg pertama membuat AS Roma kurang diunggulkan bisa lolos ke semifinal Liga Champions. Tapi di Stadion Olimpico Daniele De Rossi dkk membalikkan semua prediksi.

Gol Edin Dzeko, Daniele De Rossi, dan Kostas Manolas membuat Roma mampu membungkam Barca. Tuan rumah unggul 3-0, untuk membuat agregat sama kuat 4-4 dan mengantar mereka ke semifinal berkat keunggulan gol tandang.

Lolosnya Roma ini menjadi kebanggaan tersendiri karena setelah leg pertama, tim-tim Italia dipandang sebelah mata. Selain karena Roma tunduk telak di leg pertama, Juventus juga tumbang 0-3 di leg pertama melawan Real Madrid.

Pemain tengah versatile Roma, Alessandro Florenzi, percaya bahwa timnya menang secara taktik dari Barca. Roma sama sekali tak merasakan penetrasi dari Barca.

“Sejujurnya, kami tak pernah merasakan sedang dalam risiko. Barcelona tidak menyumbang menghadirkan masalah bagi kami. Kami bermain sempurna dan tepat sejak awal hingga akhir,” ujarnya pada Mediaset Premium.

“Secara taktikal, kami satu level di atas mereka. Jika Barca tidak bisa bermain dari kaki ke kaki secara nyaman, mereka akan benar-benar kesulitan.”

“Momen half time, pelatih berujar kami harus terus melakukan yang sedang kami lakukan dan tetap tenang. Kami tahu bisa melakukan sesuatu yang magis di sini. Dan itu benar-benar terjadi. Kami mendapati hasil yang akan tercatat dalam sejarah Roma,” tutur Florenzi.

(din/mrp)




Iklan
SHARE