Iklan
Iklan





Dortmund – Der Klassiker pada akhir pekan ini akan menampilkan pertemuan dua tim yang punya misi berbeda. Yang satu ingin keluar dari tren buruk, sementara yang lainnya berambisi melanjutkan rentetan kemenangan.

Borussia Dortmund dan Die Roten akan beradu ketahanan dalam lanjutan Liga Jerman di Signal Iduna Park, Minggu (5/11/2017) dinihari WIB. Kedua tim kejadian ini menempati dua peringkat teratas di klasemen sementara.

Bayern kembali ke puncak klasemen setelah mengalahkan RB Leipzig pada akhir pekan lalu. Bayern Munich kini menang tiga poin atas Dortmund.

Bayern memperlihatkan tren menanjak setelah memecat Carlo Ancelotti dan kembali mempekerjakan Jupp Heynckes. Mereka selalu unggul dalam enam matchday, tiga di antaranya di Liga Jerman, sejak kembalinya Heynckes.

Oleh karena itulah, Bayern bertekad untuk meneruskan tren positif mereka ini dengan mengalahkan Dortmund.

“Menghadapi Dortmund di kandangnya selalu menjadi matchday spesial. Kami harus 100%,” kata pemain Bayern, Javi Martinez.

Sebaliknya, Dortmund belakangan ini sedang suram. Die Borussen cuma unggul dua kali dalam delapan matchday terakhir di semua kompetisi. Di arena Liga Jerman, tim besutan Peter Bosz itu tak pernah unggul dalam tiga laga terakhirnya. Hal itulah yang membuat mereka tergusur dari puncak klasemen.

Pemain bertahan Dortmund, Marcel Schmelzer, menganggap laga melawan Bayern adalah kejadian yang pas bagi timnya untuk keluar dari periode negatif.

“Sekarang waktunya kami duduk bersama sebagai sebuah tim dan bicara soal apa yang perlu kami ubah,” kata Schmelzer.

Duel Dortmund vs Bayern juga akan menjadi arena adu tajam antara Pierre-Emerick Aubameyang dan Robert Lewandowski. Aubameyang sudah mengemas sepuluh gol bersama Dortmund di Liga Jerman musim ini. Jumlah gol yang sama telah dicetak Lewandowski untuk Bayern.

(mfi/rin)


Iklan