Iklan
Iklan





Milan – Mulanya Geoffrey Kondogbia merasa sedikit dipermalukan, kemudian dibuat kecewa oleh pernyataan Frank De Boer. Hubungan keduanya pun tak akur.

Kondogbia dan De Boer sempat bekerja sama di Nerazzurri di awal musim ini. Namun cuma bertahan selama 14 matchday, karena De Boer pada prosesnya dipecat menyusul hasil-hasil tak memuaskan tim.

Dalam satu titik, Kondogbia mengaku hubungannya dengan De Boer rusak, tepatnya kala Inter berimbang 1-1 kontra Bologna di laga pekan keenam Serie A.

Kala itu Kondogbia diturunkan sebagai starter, namun ditarik keluar setelah 27 menit. Usai laga, De Boer mengkritik gelandangnya itu karena dinilai tak mendengarkan dan menjalankan instruksi. De Boer memintanya bermain simpel dan Kondogbia tak melakukannya itu sehingga berujung pada gol tim rival.

Namun setelah De Boer pergi dan Stefano Pioli datang, Kondogbia merasa lebih nyaman.

“Ditarik keluar melawan Bologna hanya setelah 27 menit itu sedikit penghinaan. Tapi di atas segalanya, saya tak suka dengan komentar De Boer usai laga,” ujar Kondogbia kepada beIN Olah tubuh.

“Sesuatu sudah rusak di antara kami. Saya rasa itu adalah sebuah pelajaran untuk saya. Kalau dia bertahan, mungkin saya mungkin sudah pergi.”

“Ketika Pioli datang, dia memberi tahu saya bahwa tak bisa dibayangkan pemain seperti saya berakhir dengan situasi seperti ini. Dia menyumbang saya sedikit kepercayaan dan itu semua terbayar, situasinya kini jauh lebih baik,” tambahnya seperti dikutip Football Italia.

(raw/mrp)


Iklan