Iklan
Iklan





The Reds – Dulu ada Luis Suarez yang jadi mesin gol, juga sempat Daniel Sturridge tajam-tajamnya. Dalam diri Mohamed Salah kini The Reds punya pencetak gol lagi.

The Reds belakangan sempat kehilangan sosok yang bisa diandalkan untuk mencetak gol. Dalam tiga musim terakhir, tak ada yang benar-benar jadi figur penghasil gol.

Pada 2014/2015, Steven Gerrard jadi top skorer tim dengan 13 gol. Musim berikutnya Sturridge menorehkan jumlah serupa, yang relatif rendah untuk ujung tombak tengah sepertinya. Musim lalu, Philippe Coutinho yang jadi pencetak gol terbanyak dalam semusim dengan 14 gol.

Padahal sebelumnya The Reds sempat punya mesin gol yang amat produktif dalam diri Luis Suarez. Suarez mencetak total 78 gol dalam tiga musim berurutan dari 2011/2012 sampai 2013/2014.

Musim 2013/2014 jadi periode terbaiknya dengan menorehkan 31 gol dalam satu tahun kompetisi. Di musim yang sama, Sturridge mengalami masa terbaiknya dengan menandai 24 gol.

Kepergian Suarez membuat harapan kemudian diembankan The Reds ke Sturridge. Tapi eks ujung tombak Manchester City dan The Blues itu justru menurun performanya dan kerap diganggu cedera.

Alhasil dalam tiga musim terakhir, tak ada lagi sosok mesin gol di lini depan The Reds. Faktanya dua dari tiga musim tersebut, gelar top skorer direbut oleh pemain berposisi pemain tengah serang.

Tapi penantian The Reds boleh jadi sudah berakhir musim ini. Meski tak mendatangkan sosok ujung tombak tengah murni di bursa transfer musim panas, kedatangan Salah rupanya justru jadi jawaban.

Ujung tombak asal Mesir itu sejauh ini sangat produktif dengan mencetak 13 gol dari 16 matchday kompetitif –di luar laga play-off Liga Champions. Di Premier League, eks ujung tombak AS Roma itu sementara memuncaki daftar top skorer dengan sembilan gol.

Sebuah catatan yang bisa dianggap mengejutkan, terlebih mengingat posisinya adalah pemain sayap.

“Orang-0rang mempertanyakan The Reds musim lalu, bahwa mereka tak punya seorang pencetak gol dan Anda selalu membayangkan bahwa pencetak gol Anda sebagai pemain nomor 9: Harry Kane untuk Spurs atau Romelu Lukaku atau Alvaro Morata di klub-klub top sebagai ujung tombak tengah yang mencetak banyak gol,” ungkap eks pemain bertahan The Reds, Jamie Carragher, dikutip Sky Sports.

“The Reds sudah punya Firmino, tapi kalau Salah mendapatkan gol-gol, tak masalah di urutan mana dia bermain. Kalau dia mendapatkan 25 gol musim ini, yang mana dia terlihat di jalur ke sana, tak masalah di urutan mana Anda mendapatkan gol-gol tersebut.”

“Salah akan mengambil sedikit penetrasi dari Firmino dalam hal anggapan bahwa dia tak mendapatkan cukup gol. Mereka benar-benar punya seorang pencetak gol top kejadian ini,” tandas pria yang kini menjadi analis sepakbola tersebut.

(raw/mrp)


Iklan