Iklan
Iklan





Newcastle – Manajer Newcastle United Rafael Benitez menyebut kekalahan atas Red Devils adalah cerminan betapa bedanya aktivitas belanja kedua tim di musim panas.

Newcastle tumbang 1-4 ketika menjamu MU, Minggu (19/11/2017) dini hari WIB, kendatipun menang lebih dulu melalui gol Dwight Gayle di menit ke-14. MU berbalik unggul lewat gol-gol Anthony Martial, Paul Pogba, Chris Smalling, dan Romelu Lukaku.

Menurut Benitez, yang sebelum ini sudah beberapa kali menyuarakan ketidakpuasan terhadap minimnya aktivitas belanja Toon Army di musim panas, menegaskan bahwa perbedaan kedua tim sedemikian jelas.

“Sudah pasti. Kali ini Anda melihat perbedaan antara uang yang dikeluarkan,” ujar Benitez di Sky Sports.

“Itu bukanlah sesuatu yang tidak kita ketahui, kami sudah menduga akan ada perbedaan besar di antara kedua tim. Tapi saya amat senang dengan appa yang saya lihat di 30 menit pertama,” ucapnya.

Menurut Benitez gol Martial untuk MU di menit ke-37, yang membuat kedudukan jadi 1-1, langsung membalikkan momentum permainan. Itu menjadi titik balik The Manchester United yang kemudian pegang kendali.

“Saya pikir itu analisis sederhana, sebuah 30 menit awal yang bagus, segalanya berjalan bagus, kami bekerja keras, punya gagasan tepat apa yang harus dilakukan, kami bermain oke,” katanya.

“Dan kemudian kami kebobolan sebuah gol, diikuti gol kedua yang membuat mentalitas jadi berbeda. Kami sempat punya kesempatan lain dari (Isaac) Hayden, tapi tak bisa bikin gol. Babak kedua lebih sulit karena keyakinan yang kami punya di babak pertama sulit terus dipertahankan akibat gol rival. Dan kemudian kami kebobolan gol ketiga.”

“Tapi saya benar-benar bangga dengan para pemain di 30 menit awal. Dan setelah (klub) Anda mengeluarkan banyak uang untuk mendatangkan sejumlah pemain, mereka bisa jadi pembeda. Kejadian menghadapi mereka, pemain-pemain top seperti itu, kesalahan kecil akan fatal,” tutur Benitez.

(krs/krs)


Iklan