Iklan
Iklan





Manchester – Keputusan Jose Mourinho melepaskan begitu saja Premier League di pekan-pekan akhir mengundang kritik. Dia kini mempertaruhkan reputasi di final Liga Europa.

MU sudah dipastikan mengakhiri musim di peringkat enam Premier League. Selain itu hasil setara di Southampton, Kamis (18/5/2017) dinihari WIB tadi membuat mereka menuliskan rekor kemenangan terendahnya di era Premier League.

Sebelum ini jumlah kemenangan terendah MU dalam satu musim adalah 19 kemenangan di musim 2013/2014 dan 2015/2016 lalu. Dengan berimbang di Soton, MU kini maksimal cuma akan meraih 18 kemenangan, itupun jika unggul atas Crystal Palace di pekan terakhir.

MU sendiri sudah lima partai terakhir di liga tanpa kemenangan, memetik tiga hasil setara dan menelan dua kekalahan. Mourinho memang beberapa pekan lalu mengindikasikan akan melepas laga-laga di Premier League dan kans finis the big four di sana, demi memenangi Liga Europa.

Meski itu diambil demi mengatasi padatnya agenda bermain dan problem cedera, tapi di lain sisi itu justru diyakini telah menyumbang penetrasi tersendiri untuk Mourinho dan MU. Jika gagal menaklukkan Ajax Amsterdam di Friends Arena, Stockholm, Kamis (25/5/2017) dinihari WIB mendatang, musim mereka berakhir amat buruk. Mourinho jelas akan makin disoroti dengan keputusannya.

“Sulit untuk merasa kasihan padanya (Mourinho), saya rasa reputasinya bergantung pada hari Rabu depan. Kalau mereka bertekuk lutut, ini akan jadi musim yang sungguh sangat mengecewakan,” kata Jamie Redknapp, eks pemain tim nasional Inggris, kepada Sky Sports.

“Mereka 25 poin di belakang The Blues di liga, mereka tak lebih baik ketimbang musim lalu, mereka terlihat membosankan seringkali, dan tidak ada antusiasme.”

“Kalau mereka unggul, maka ini sudah jadi musim yang bagus. Tapi kalau tidak, musim yang sangat mengecewakan, terutama dengan uang yang dibelanjakan di musim panas.”

“Cara mereka bermain adalah hal yang paling memberatkan. Mereka bertekuk lutut gigih dan bertekuk lutut gesit oleh setiap tim. Apapun yang mereka lakukan di musim panas, mereka butuh lebih banyak energi dan kecepatan,” imbuh mantan penggawa The Reds dan Tottenham Hotspur ini.

MU sebelumnya sudah memenangi Piala Liga Inggris. Oleh karena itu memenangi Liga Europa bisa membuat musim mereka disebut berakhir bagus, karena mendapatkan trofi lain dan lolos ke Liga Champions.

(raw/din)


Iklan