Iklan
Iklan





Roma – AS Roma tersingkir di babak 16 besar Liga Europa. Luciano Spalletti menegaskan tak ada penyesalan, karena timnya sudah menyumbang yang terbaik.

Roma gagal lolos karena cuma unggul 2-1 momen menjamu Olympique Lyon, Jumat (17/3/2017) dinihari WIB. Hasil itu membuat Giallorossi ant menang agregat 4-5.

Pada laga di Olimpico malam tadi, Roma sejatinya punya banyak kans. Mereka melepaskan 25 percobaan dengan sembilan di antaranya tepat target dan satu lainnya membentur mistar.

Tapi resolusi akhir yang buruk membuat mereka cuma mendapatkan dua gol, itupun salah satunya gol bunuh diri. Sementara Lyon yang lebih defensif punya delapan upaya dan separuhnya mengarah ke gawang.

Spalletti menyebut dalam dua pertemuan, timnya melakukan sejumlah kesalahan-kesalahan. Di laga malam tadi, sorotannya ada pada terlalu mudahnya para pemain kehilangan bola.

Dia juga kembali menyebut kehilangan fokus di babak kedua leg pertama sebagai pelajaran penting, karena pada akhirnya kebobolan tiga gol di periode itu sehingga ant menang 2-4. Namun dia mengapresiasi kegigihan para pemainnya di laga malam ini.

“Tidak pernah ada penyesalan. Tersingkir ya tersingkir, jelas dalam dua pertemuan kami tersingkir karena sejumlah kesalahan naif dan sekarang kami tidak punya kecerdikan yang dibutuhkan di laga-laga seperti ini, yang bisa menyumbang keuntungan besar,” kata Spalletti kepada Sky Olah tubuh Italia.

“Kami kehilangan arah di babak kedua pada leg pertama di sana setelah memimpin. Malam ini kami beberapa kali kehilangan penguasaan bola dan itu membuang banyak energi lagi untuk mengejar bola lagi.”

“Secara keseluruhan tim bermain sangat baik dan layak mendapatkan lebih, atas sikap di lapangan, jumlah peluang yang tercipta, karena gol keempat di Prancis itu offside. Kami layak mendapatkan lebih atas cara kami mengontrol laga malam ini,” imbuhnya dikutip Football Italia.

(raw/cas)


Iklan