Iklan
Iklan





Monako – AS Monaco juga dalam urutan terjepit menjelang laga Liga Champions melawan Manchester City. Tapi, mereka menegaskan diri tak mempunyai pemain seperti Barca.

Barcelona melakukan comeback sensasional untuk melaju ke babak perempatfinal Liga Champions. Defisit sebanyak empat gol, Azulgrana bisa lolos udai menghajar Paris Saints-Germain, Skor akhirnya 6-1.

Comeback Barcelona itu seakan menjadi peringatan untuk klub lain, yang mempunyai agregrat yang lebih sedikit. Salah satunya adalah Monaco yang harus mengejar ketertinggalan dua gol dari City.

Di laga leg I yang berlangsung di Manchester, mereka menyerah dengan skor akhir 3-5. Oleh karena itu, mereka tinggal memerlukan kemenangan 2-0 untuk lolos.

Defender Monaco asal Brasil, Fabinho, yang mengungkapkan hal itu. Dia juga bilang diriya kaget dengan tersingkirnya PSG, meski sudah menang jauh.

“Saya tak mengharapkan bahwa PSG bakal tersingkir. Sekali lagi itu tampak bahwa semua hal bisa saja terjadi di sepakbola,” kata Fabinho di Soccerway.

“Defisit kami lebih kecil, kami cuma butuh dua gol. Tapi hal itu tak mengubah level kesulitan, satu tim yang luar biasa.”

“Saya tak berpikir banyak mengenai laga Barcelona ini. Anda bisa mengambil contoh. Ya, kami mempunyai cara bermain yang berbeda dibandingkan Barca. Kami tak mempunyai MSN, tapi kami bergantung pada kekuaran dan para pemain kami,” imbuhnya.

(cas/raw)


Iklan